Meneliti untuk Masyarakat

Apa artinya “meneliti untuk masyarakat”?

Sebagai dosen yang harus meneliti, saya menyadari bahwa ada kecenderungan bagi seorang peneliti untuk “meneliti untuk penelitian” atau “meneliti untuk Call for Paper”, dalam arti penelitian yang ia lakukan mungkin diakui sebagai karya ilmiah dan dapat digunakan untuk mengikuti seminar, namun sebenarnya tidak (terlalu) berguna untuk masyarakat.

Saya sendiri merasa sangat banyak menghasilkan penelitian dengan kategori seperti yang saya jelaskan di atas. Dan saya ingin belajar untuk berubah..

Matthew-Sheldon-a-member-of-the-Paul-Alivisatos-research-group

(Sumber gambar :    http://mc2.gulf-pixels.com/?p=1217 )

It’s important to save human life

Dalam sebuah kesempatan mengikuti seminar di Fukuoka, Jepang, seorang Profesor yang meneliti di bidang “Rescue Robotic” menyatakan bahwa yang terpenting baginya ialah “to save human life”. Sebuah penelitian yang hebat dan canggih menjadi tidak berarti saat tidak memberi kontribusi pada masyarakat luas.

Di tempat yang sama, terdapat sebuah lembaga yang didanai pemerintah Jepang untuk mempromosikan penerapan ilmu multi disiplin untuk memecahkan masalah – masalah aktual di dunia. Lembaga ini mengumpulkan peneliti dari berbagai bidang ilmu untuk duduk bersama – sama dan mulai berpikir bagaimana memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.

Penelitian jangka panjang dan berkelanjutan

Untuk mewujudkan penelitian yang bermanfaat untuk masyarakat, tidak mungkin seorang peneliti melakukan penelitian “instan” selama 1 – 2 tahun saja. Untuk menghasilkan karya yang tepat guna dan teruji secara ilmiah, seorang peneliti (ataupun research group dimana peneliti itu berada) harus memiliki road map penelitian yang jelas selama bertahun – tahun (mungkin 5 – 10 tahun). Hal ini mendorong perbaikan yang terus menerus dari sebuah karya sampai akhirnya menjadi matang dan layak untuk diterapkan masyarakat luas.

Tentunya sangat sering kita jumpai hasil karya Tugas Akhir yang hanya dapat digunakan selama beberapa bulan saja, kemudian dengan segera menjadi “barang bekas” di laboratorium. Dengan road map yang jelas, hal tersebut dapat diminimalkan, karena hasil penelitian mahasiswa sebelumnya akan sangat berharga untuk dilanjutkan mahasiswa berikutnya.

Menentukan suatu road map penelitian memang tidak mudah. Diperlukan kedalaman pemahaman terhadap suatu topik ilmu, juga kemauan dari para peneliti untuk saling mengalah demi terciptanya suatu produk yang benar – benar bermanfaat. Namun tidak mudah bukan berarti tidak mungkin. Sehingga hal tersebut harus dipikirkan sedini mungkin.

Pentingnya Kolaborasi

Dalam mewujudkan suatu karya yang yang bermanfaat, sering kali seorang peneliti tidak bisa bekerja sendiri. Sangat dibutuhkan kolaborasi dengan pihak – pihak lain. Kolaborasi pertama adalah dalam bidang penguasaan ilmu. Sangat jarang seseorang dapat mengerti semua aspek ilmu dengan mendalam. Untuk menghasilkan karya yang handal, tentunya dibutuhkan kolaborasi ilmu antar peneliti. Keberadaan research group intra maupun antar jurusan – kampus sangat penting artinya.

Selain itu kolaborasi dalam hal pendanaan juga tidak kalah pentingnya. Tentunya untuk menghasilkan produk penelitian yang bermutu akan dibutuhkan sumber dana yang tidak sedikit, baik untuk pengadaan bahan penelitian maupun sebagai honor bagi pelaku peneliti itu sendiri. Karena itu, mau tidak mau, seorang peneliti juga harus mengusahakan diperolehnya research grant dari pemerintah maupun lembaga – lembaga lain. Adanya research grant ini juga mendorong tanggung jawab dari peneliti untuk menyelesaikan produk penelitian dengan baik.

Akhirnya…

Akhirnya, mari mewujudkan penelitian yang benar – benar berguna dan menyentuh masyarakat. Sehingga melalui ilmu kita yang sedikit, kita (yang beruntung memiliki ilmu sedemikian) dapat memberi nilai tambah dan membantu masyarakat luas.

(Note : tulisan ini dibuat untuk mendorong penulis untuk lebih bersungguh – sungguh untuk menghasilkan karya penelitian yang berguna untuk masyarakat)

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s